Jawaban Waktu

Kamis, 04 Juni 2009

Ragaku yang terduduk dalam lamunku kini
tiada menorehkan senyuman abadi lagi
Hatiku yang telah kau iris dengan luka dalam
hingga tertembus jantung ini kini tiada menangis lagi

Yang terekam manis sekarang hanyalah status palsu yang selalu kujunjung tinggi pada tiap pemerhatiku
Aku tersesat pada hatiku sendiri karena kerelaan akan melepasmu pergi tuk menebus segala dosamu padaku

Namun saat akan ku cari jalan keluar
mengapa terjadi pesimpangan yang tiap artinya berbeda akan hatiku?
Suatau masa depan cerah tanpa dirinya
atau hanya hidup dalam kesalahan yang selalu membekas di hati

Dalam kebimbangan raga dan pikiranku
yang selalu tertuju pada sisi terburuk,
cahaya jalan penerangNya perlahan mulai mampu menerangi jalanku

Walau sampai sekarangpun ku hanya mampu berharap, kini ku hanya bisa menjalankannya sambil menunggu jawaban waktu

Source : http://toppuisi.blogspot.com/search/label/Puisi%20Cinta

Puisi Cinta Romantis

0 comments:

Ingin Puisi Kamu Tampil di SINI? Segera Kirimkan Puisi Cinta Romantismu, Klik di SINI atau kirimkan ke puisi@detikpos.net.

Note: Puisi yang Anda kirimkan, akan ditampilkan setelah melewati proses seleksi, supaya kualitas puisi tetap terjaga, terima kasih.

Cinta

Romantis

Suara Hati